Indonesia Ikuti Turnamen Biliar Dunia di Las Vegas, POBSI Berangkatkan Atlet Jempolan Ini
Feri mengatakan selain berlatih dan bertanding, dia juga serius menyiapkan mental. Dia mengaku selalu optimis dan tidak gentar karena di atas meja biliar semua pemain mempunyai peluang yang sama.
“Menurut saya, semua pemain mempunyai peluang yang sama. Saya juga tau di sana banyak pemain terbaik dunia yang akan bersaing dan saya tidak pernah merasa takut karena berada di atas meja kita punya peluang yang sama dan hanya harus mempersiapkan mental yang baik dalam bertanding," ujar Feri.
"Dalam masa pandemi ini saya berlatih di Yogya karena di musim pandemi di Rama Billiar salah satu billiar yang buka, dan di Yogya juga saya berlatih dengan Coach Dino. Kendalanya, hanya waktu latihan kami terbatas,” terang sosok kelahiran Singkawang 33 tahun lalu itu.
Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB POBSI, Achmad Fadil Nasution mengatakan, Coach Dino juga melakukan yang terbaik dalam membantu Feri mempersiapkan diri. Coach Dino secara intens memonitor, mengajak berdiskusi dan memberikan arahan kepada Feri.
“Secara teknis untuk kelompok ini semua bisa juara termasuk Feri. Jam terbang cukup menentukan. Bisa masuk top 16 sebuah prestasi buat Feri dan Indonesia karena ini adalah pertandingan pertama Feri di ajang kejuaraan dunia,” kata Achmad.
Berikut ini catatan prestasi pebiliar Feri Satriyadi:
• Medali Emas 10 ball kejurnas Cikarang 2017
• Juara open somac Solo 2017
• Semifinalis open Lampung 2018
• Semifinalis open Harmoni 2018
• Medali Perak 15 ball kejurnas Bandung
• Runner up open red ball Taman Palem 2019
• Runner up kualifikasi predator 10 ball championship
• Runner up open Bandung 2021
• Medali Emas 15 ball prapon 2019
• Runner up open 9 ball Bali 2021
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya