Hector Souto Ungkap Kebutuhan Mendesak Timnas Futsal Indonesia U-17
“Tapi, apa yang kalian harapkan, teman-teman? Prajurit-prajurit kecil saya ini belajar hanya dari turnamen-turnamen singkat seminggu. Mereka tidak tumbuh dengan latihan yang modern ataupun lengkap,” ucap Hector Souto, dikutip dari Instagram pribadinya.
Meski mengakui ketertinggalan dari sisi pengalaman dan sistem latihan, Hector menegaskan satu hal yang membuat dia bangga. Dia menilai mental bertanding pemain Indonesia U-17 menunjukkan karakter kuat.
“Namun, meski begitu, mereka telah menyuguhkan pertandingan di mana mereka tidak pernah menyerah sama sekali, seberat apapun kesulitannya dan sekuat apapun lawannya,” tambahnya.
Hector menyebut kekalahan menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembentukan tim. Dia memastikan skuad U-17 akan terus berproses agar tampil lebih solid dan tangguh dalam jangka panjang.
“Masih banyak kekalahan yang harus kita telan ke depan Tapi bersama kalian, dan generasi yang akan datang nanti, saya siap berjuang sampai ke ujung dunia. Hari ini, kita telah meletakkan batu pondasi pertama yang besar untuk masa depan,” katanya.
Keikutsertaan Indonesia U-17 di turnamen VI Nations U-17 masuk dalam peta jalan pembinaan usia dini. Turnamen ini memberi ruang evaluasi taktis yang sulit diperoleh jika hanya bertanding di level regional.
Bertemu negara dengan tradisi futsal mapan seperti Spanyol memberi pengalaman berharga bagi pemain. Jam terbang internasional ini diharapkan membentuk karakter, daya saing, serta kualitas teknis generasi masa depan Timnas Futsal Indonesia.
Editor: Reynaldi Hermawan