Hector Souto Punya Mimpi Besar: Liga Futsal Indonesia Setara dengan Spanyol
JAKARTA, iNews.id – Hector Souto memendam mimpi besar menjadikan Liga Futsal Indonesia setara dengan kompetisi futsal Spanyol, bukan hanya fokus membangun Timnas Futsal Indonesia. Pria asal Spanyol itu menegaskan perannya sebagai pelatih kepala tim nasional sekaligus Direktur Teknik Federasi Futsal Indonesia (FFI) menuntut perhatian serius terhadap kualitas liga domestik.
Langkah konkret menuju mimpi tersebut mulai terlihat setelah PT Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) menggandeng Presiden klub futsal Spanyol AE Palma, Jose Tirado, sebagai penasihat strategis. Kerja sama ini ditujukan untuk meningkatkan standar dan profesionalisme kompetisi futsal Tanah Air.
Bagi Hector Souto, kolaborasi tersebut sejalan dengan visinya membangun ekosistem futsal nasional secara menyeluruh. Dia menilai liga profesional menjadi fondasi utama perkembangan pemain dan pelatih di Indonesia.
“Itu adalah mimpi saya, benar-benar mimpi saya. Banyak orang mengira saya hanya memikirkan tim nasional, tetapi itu sepenuhnya keliru. Saya selalu peduli pada pemain, baik pemain profesional maupun pemain muda,” kata Souto kepada wartawan termasuk iNews Media Group, Senin (9/2/2026).
Pemain Futsal Indonesia Berpeluang Abroad ke Spanyol, Bos Klub Terbaik Dunia Turun Tangan
Dia menegaskan tanggung jawabnya tidak berhenti di tim nasional. Menurut dia, tugas pelatih kepala timnas dan Direktur Teknik FFI adalah membuka peluang luas bagi pemain agar berkembang secara berkelanjutan.
“Tanggung jawab saya sebagai pelatih kepala tim nasional dan direktur teknis adalah menciptakan peluang bagi para pemain, karena merekalah aktor utama dalam olahraga ini,” sambungnya.
Ketum FFI Tegas Tak Pernah Terpikir Pecat Hector Souto dari Timnas Futsal Indonesia!
Hector Souto juga menyoroti peran vital pelatih dalam kemajuan futsal nasional. Dia menilai kualitas pelatih akan meningkat seiring profesionalisme liga yang terus diperbaiki.
Liga Futsal Indonesia Gaet Presiden Klub Juara Eropa, Target Asia hingga Dunia Dibuka
“Begitu juga para pelatih. Kami harus menciptakan kondisi yang baik bagi pelatih. Bagaimana caranya? Dengan membangun liga yang benar-benar profesional dan berusaha mengejar standar liga Spanyol,” ujar dia.
Dia menilai dampak peningkatan standar kompetisi mulai terlihat dari prestasi kelompok usia Timnas Futsal Indonesia. Kolaborasi antara asosiasi futsal provinsi (AFP), asosiasi futsal kota (AFK), dan pihak swasta menjadi faktor penting.
Hector Souto Dipecat usai Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026? FFI Beri Jawaban Tegas!
“Seperti yang bisa Anda lihat, kami sudah menciptakan banyak peluang bagi pemain muda. Kami menjadi juara AFF U-16 berkat kolaborasi seluruh AFP dan AFK. Kami juga menjadi runner-up U-19 dengan kontribusi PFL Next, inisiatif swasta, serta program pencarian bakat AFP dan AFK,” papar dia.
Hector Souto menegaskan peningkatan standar liga menjadi kunci utama melahirkan pemain berkualitas di masa depan. Kompetisi yang kuat dinilai mampu membentuk pemain profesional yang siap bersaing di level internasional.
“Apa yang kami lakukan adalah menciptakan peluang bagi semua pihak. Cara terbaiknya adalah dengan meningkatkan standar liga. Hal ini akan membantu para pemain profesional menjadi lebih baik, dan pada akhirnya melahirkan pemain-pemain yang lebih berkualitas bagi masa depan futsal Indonesia,” pungkas Souto.
Editor: Abdul Haris