Fajar/Fikri Menggila, Smash 477,5 Km/Jam Picu Latihan Berat di Pelatnas PBSI
“Ya dari saya pribadi memang banyak dari kita berdua banyak sekali kekurangan dan kelemahannya. Maka dari itu ya kita selalu latihan tiap hari, mau saat tidak pertandingan dan saat pertandingan pun kita selalu mengisi kekurangan kita,” tambah Fikri.
Dalam pola permainan, Fajar/Fikri kini mengandalkan rotasi penuh antara posisi depan dan belakang. Perubahan ini membuat keduanya dituntut sama-sama agresif sekaligus solid dalam bertahan.
“Yang dulunya mungkin saya di depan 70%, bahkan sampai 80% karena Rian dominan di belakang, tapi sekarang ya bisa 50-50, kadang-kadang 60-40, tergantung lawan juga,” jelas Fajar.
Pendekatan fleksibel tersebut diterapkan situasional. Lawan menjadi faktor utama penentu siapa yang lebih banyak mengambil peran di depan atau belakang.
“Ya tergantung ya, tergantung lihat lawan juga. Kadang-kadang kalau lawan cocoknya dengan pola Fikri di depan, kadang-kadang Fikri banyak depan. Kadang-kadang juga lawan yang enggak enak saya di depan, kadang-kadang saya banyak ke depan seperti itu,” lanjut Fajar.