Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komentar Mengejutkan Marc Marquez usai Insiden Pecah Ban di MotoGP Thailand 2026
Advertisement . Scroll to see content

Bos Ducati Ungkap Alasan Pecah Ban Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026

Minggu, 01 Maret 2026 - 20:00:00 WIB
Bos Ducati Ungkap Alasan Pecah Ban Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026
Bos Ducati Davide Tardozzi mengungkap velg Marc Marquez meledak usai menghantam kerb di Tikungan 4 MotoGP Thailand 2026 (Foto: Crash)
Advertisement . Scroll to see content

Masalah Velg Sepanjang Akhir Pekan, Rekor Ducati Terhenti

Masalah velg ternyata bukan hanya dialami Marc Marquez. Pimpinan Michelin, Piero Taramasso, mengungkap persoalan velg bengkok sudah muncul sepanjang akhir pekan di Buriram akibat suhu panas dan karakter kerb yang agresif.

“Kami mengalami masalah ini sepanjang akhir pekan, banyak velg bengkok saat kembali ke tenda kami karena cuaca sangat panas,” ujarnya.

“Materialnya sangat lunak dan kerb sangat agresif. Contohnya, kehilangan tekanan ban depan yang dialami Jorge Martin kemarin juga sama: dia menghantam kerb, velg depan bengkok dan kempis. Jorge kehilangan tekanan secara perlahan, sedangkan Marc kehilangan seluruh tekanan sekaligus.”

MotoGP Thailand 2026 juga menandai penurunan performa Ducati dibanding tes pramusim di tempat yang sama. Marc Marquez sempat kehilangan kemenangan sprint akibat penalti meski start dari posisi kedua. Pada balapan utama, Fabio Di Giannantonio menjadi Ducati terbaik namun tertinggal lebih dari 15 detik dari pemenang Marco Bezzecchi saat finis.

Tardozzi mengakui akhir pekan di Thailand berjalan sulit bagi Ducati. “Akhir pekan yang sangat sulit, karena terlihat Aprilia berkembang pesat dan mereka sangat cepat dengan keempat pembalapnya akhir pekan ini,” ujarnya.

“Pada akhirnya, ada sesuatu yang aneh karena akhir pekan ini kami menemukan motor yang benar-benar berbeda dibanding sebelumnya saat kami tes di sini. Itu sesuatu yang masih belum kami pahami.”

Hasil di Buriram sekaligus memutus rekor 88 podium beruntun Ducati. MotoGP Thailand 2026 menjadi seri pertama sejak MotoGP Inggris 2021 tanpa satu pun motor Desmosedici finis di posisi tiga besar.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut