Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Resmi! BWF Ubah Sistem Skor Jadi 15 x 3 Mulai 2027, Ini Dampaknya
Advertisement . Scroll to see content

Berita Bulutangkis Terlengkap Ada di News RCTI+

Selasa, 30 Maret 2021 - 10:36:00 WIB
Berita Bulutangkis Terlengkap Ada di News RCTI+
Saksikan berita bulutangkis terlengkap hanya di RCTI+ (Foto: MNC Media)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id All England 2021 bisa jadi menjadi tragedi terburuk bagi kontingen bulutangkis Indonesia. Tim Indonesia dipaksa mundur dari turnamen paling bergengsi tersebut karena satu pesawat dengan penumpang lain yang terindikasi positif Covid-19. Banyak yang menilai keputusan The Badminton World Federation (BWF) sangat politis dan berlebihan. 

Kejadian tersebut sangat mengecewakan dan merendahkan harga diri masyarakat Indonesia. Bulutangkis bagi masyarakat Indonesia bukan hanya sebatas olahraga  yang merakyat. Prestasi yang ditorehkan para atlet nasional di cabang bulutangkis sejak tahun 1950-an hingga kini telah membuat nama harum Indonesia di mata dunia. Tak berlebihan jika dikatakan olahraga tepok bulu angsa ini menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia. Di Indonesia, bulutangkis bisa dikatakan sepopuler olahraga sepakbola. Hampir masyarakat kita bisa dan pernah bermain bulutangkis. 

Bangsa Indonesia pantas marah dan kecewa dengan keputusan BWF sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan All England 2021 tersebut. Tak hanya masyarakat jelata yang mengungkapkan kemarahannya atas tragedi yang dialami tim Indonesia ajang All England 2021. Para pejabat negara juga menyesalkan keputusan tidak adil panitia All England tersebut. Perlakuan diskriminatif yang dialami Tim Bulutangkis Indonesia juga mendapat banyak simpati dari peserta bulutangkis dari negara-negara lain.  

BWF sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini juga turut menyesal atas apa yang menimpa Tim Bulutangkis Indonesia. BWF pun telah meminta maaf secara resmi kepada Pemerintah Indonesia. Permintaan maaf pun langsung ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Meski begitu, hal itu tidak mengobati kekecawaan masyarakat Indonesia. 

Peristiwa-peristiwa pemulangan ‘’paksa’’ tim Bulutangkis Indonesia dihadirkan secara lengkap di News RCTI+ terutama di kanal Olahraga. News RCTI+ menghadirkan berita ini sangat lengkap bahkan mulai persiapan, latihan, pemberangkatan, detik-detik keluarnya aturan agar tim Bulutangkis mundur hingga proses pemulangan ke Tanah Air. Selain itu, berbagai komentar dan Langkah yang ditempuh para pejabat Indonesia menghadapi kebijakan sepihak All England juga tak luput dari radar berita di News RCTI+.   

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut