Atmosfer Gila MotoGP Thailand 2026: Perjalanan Seru Fans Indonesia hingga Aksi Memukau Veda Ega
Pebalap Indonesia lain, Mario Aji, juga menunjukkan perkembangan positif sepanjang akhir pekan balapan. Meski gagal menyelesaikan lomba, performanya memberikan sinyal progres untuk menghadapi seri berikutnya.
“Untuk menjaga mental saya sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari. Kami juga latihan bersama tim, latihan fisik, latihan motor. Melihat semua kerja keras itu membuat saya lebih percaya diri saat balapan,” kata Mario.
Di luar lintasan, kehadiran suporter Indonesia terlihat mencolok. Mereka datang tidak hanya untuk menyaksikan balapan, tetapi juga merasakan langsung atmosfer MotoGP yang meriah di Buriram.
MotoGP Thailand semakin menjadi magnet bagi wisatawan Indonesia. Antusiasme penggemar balap dari Tanah Air terus meningkat setiap tahun sehingga Buriram berkembang menjadi destinasi sport tourism yang populer.
Perwakilan Tourism Authority of Thailand, Leo, menjelaskan kerja sama dengan TX Travel dilakukan karena agen perjalanan tersebut menjadi salah satu mitra resmi penjualan tiket MotoGP untuk pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
“Di Indonesia saat ini hanya TX Travel yang menjadi official partner penjualan tiket MotoGP di Asia Tenggara, termasuk untuk MotoGP Thailand. Karena itu kami bekerja sama untuk membawa lebih banyak wisatawan Indonesia datang langsung menyaksikan balapan,” ujar Leo.
Dia menambahkan target kedatangan wisatawan Indonesia terus ditingkatkan setiap tahun melalui program perjalanan MotoGP Thailand.
“Target kami sekitar 250 wisatawan Indonesia melalui TX Travel untuk datang menonton MotoGP Thailand. Kami melihat antusiasme penggemar MotoGP dari Indonesia sangat besar,” tambahnya.
Perjalanan dari Bangkok, bermalam di Korat, hingga tiba di Buriram menghadirkan pengalaman lengkap bagi para penggemar balap. Atmosfer meriah di sirkuit, kemenangan dominan Marco Bezzecchi, serta penampilan membanggakan Veda Ega Pratama dan Mario Aji menjadi momen penting dalam seri pembuka MotoGP Thailand 2026.
Editor: Reynaldi Hermawan