Aprilia Mendominasi, Jorge Martin Peringatkan Kebangkitan Ducati
MADRID, iNews.id – Jorge Martin memperingatkan Ducati akan segera bangkit meski Aprilia mendominasi awal MotoGP 2026.
Aprilia Racing tampil impresif dalam tiga seri pertama musim ini, terutama di balapan utama. Dominasi itu ditunjukkan lewat performa konsisten para pembalapnya.
Marco Bezzecchi menjadi sorotan setelah mencatat tiga kemenangan beruntun di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat.
Hasil tersebut membuat Aprilia unggul dalam persaingan awal musim dan menjadi tim paling stabil sejauh ini.
Ducati Luncurkan Superleggera V4 Centenario, Motor Jalan Raya Paling Ekstrem
Sebaliknya, Ducati justru mengalami awal musim yang tidak ideal. Mereka hanya mengoleksi satu podium grand prix dari tiga seri.
Hasil terbaik Ducati diraih Fabio Di Giannantonio di Brasil. Sementara Marc Marquez belum mampu finis di tiga besar pada balapan utama.
Ducati Terpuruk di Awal MotoGP 2026, Gigi Dall’Igna Minta Tim Segera Bangkit
Situasi ini berbeda dari musim sebelumnya ketika Ducati tampil dominan sejak awal kompetisi.
Meski begitu, Martin menilai kondisi tersebut tidak akan bertahan lama, terutama saat MotoGP memasuki seri Eropa.
Ducati Terpuruk! Gigi Dall’Igna Desak Tim Bangkit di MotoGP 2026
“Di Jerez, semuanya akan kembali normal. Ducati akan kembali seperti biasanya,” ujarnya, dikutip dari Crash.
Ducati Terpuruk di Awal MotoGP 2026, Bos Tim Tetap Tenang: Masih Ada 19 Balapan!
Menurut Martin, karakter lintasan Eropa, khususnya di Jerez, akan menguntungkan Ducati untuk kembali ke performa terbaik.
Dia menilai hasil di awal musim belum mencerminkan kekuatan sebenarnya dari tim asal Italia tersebut.
Di sisi lain, Martin juga menjadi salah satu pembalap yang tampil konsisten meski sempat mengalami cedera pada musim sebelumnya.
Dia mengawali musim dengan finis keempat di Thailand sebelum meraih podium di Brasil.
Puncaknya, dia memenangkan sprint race di Circuit of the Americas dan finis kedua di balapan utama.
Hasil tersebut membuat Martin kini hanya terpaut empat poin dari Bezzecchi di klasemen sementara.
Meski tampil kompetitif, Martin mengaku tetap menjaga ekspektasi agar tidak terbebani tekanan.
“Saya mencoba menurunkan ekspektasi. Kami belum sepenuhnya siap, jadi targetnya tetap mengumpulkan poin,” ujarnya.
Dia menegaskan fokus utama saat ini adalah menjaga konsistensi hingga akhir musim sambil terus meningkatkan performa di setiap seri.
Editor: Abdul Haris