Apa Kabar Hariyanto Arbi? Pemilik Smash 100 Watt yang Berangkat Latihan Naik Becak
Hari melihat sang kakak mendapat sambutan luar biasa di tanah air setelah kepulangannya dari event tersebut. Hari yang saat itu ikut menjemput di bandara melihat kakaknya dibanggakan ribuan orang dan tentu sang ayah.
"Mas Hastomo Waktu menang Thomas Cup kan diarak-arak tuh waktu tahun 84. Waktu itu saya kan juga jemput sama orang tua, nah orang tua sampe nangis-nangis. Dari situ dapet inspirasi bahwa kalau mau nyenengin orang tua ya salah satunya ya harus juara,” ucap Hari.
View this post on Instagram
Perlahan Hari menunjukkan keseriusannya di dunia bulu tangkis. Hari memulai karier dengan bergabung PB Djarum. Ajang pertamanya ialah mengikuti kejuaraan Pelajar se-Asia di Hongkong pada 1986 atau pada saat itu umurnya masih 14 tahun.
Saat memasuki umur 18, Hari mendapat panggilan dari Pelatnas PBSI tepatnya pada 1990. Namun Hari belum tampil maksimal di awal pelatnas.
Penampilannya mulai meningkat memasuki 1992. Dia menjuarai beberapa event besar seperti Taiwan Open hingga All England hingga puncaknya tahun 1994 menjadi juara di Thomas Cup.