Anthony Ginting Pelajari Kekuatan Lawan di BWF World Tour Finals 2019
“Dengan lawan-lawan ini saya sudah pernah bertemu di kejuaraan-kejuaraan sebelumnya. Jadi mungkin saya akan ingat-ingat dan mempelajari lagi permainan mereka,” kata Anthony di laman PBSI.
“Catatan head to head sebetulnya tidak bisa dijadikan patokan untuk menang atau kalah. Apalagi sekarang kekuatan dan persaingannya sudah sangat merata. Tapi setidaknya ada tambahan motivasi untuk bisa bermain lebih baik lagi,” ujarnya.
Sadar harus berhadapan dengan lawan-lawan yang tidak mudah, pebulutangkis berusia 23 tahun itu akan memaksimalkan dan meningkatkan ketahanan fisik serta tekniknya di sisa waktu yang ada.
“Sejauh ini persiapannya sudah cukup mantap, tapi setelah hasil drawing, saya masih harus meningkatkan kualitas fisik dan teknik. Saya masih punya waktu untuk latihan. Selain itu saya juga mau mempersiapkan mental dan pikiran di lapangan sebelum bertanding nanti,” tuturnya.
“Saya pribadi pastinya ingin lolos dari penyisihan grup. Tapi saya tidak mau terlalu fokus ke hasil. Saya coba untuk fokus main bagus saja. Karena kalau kita mau berusaha maksimal, hasilnya pasti akan mengikuti,” kata Anthony.
Sementara itu, tunggal putra Indonesia lainnya Jonatan Christie akan menghuni Grup A bersama dengan unggulan satu dunia Kento Momota (Jepang), Wang Tzu Wei (Taiwan) dan Anders Antonsen (Denmark).
Editor: Abdul Haris