Aklamasi Munas Percasi 2026: Agustiar Sabran Gantikan Utut, Era Baru Catur Indonesia Dimulai
“Yang kedua, punya waktu untuk mengurus olahraga tersebut. Yang ketiga, tentu bagaimana juga pendanaan itu penting karena yang namanya pendanaan olahraga tidak mungkin berdasarkan hanya pemerintah, tapi bagaimana investasi dari private sector harus terjadi dan termasuk masyarakat,” ujar Erick.
Agustiar Sabran langsung memaparkan fokus utamanya, yakni mendorong digitalisasi dalam olahraga catur sebagai respons atas perkembangan zaman yang kian pesat.
"Digitalisasi olahraga catur tentu akan kita upayakan, karena hal ini penting untuk mengikuti perkembangan zaman, apalagi pengaruhnya sangat besar untuk meningkatkan jumlah pecatur kita," katanya.
Selain digitalisasi, dia juga berkomitmen memperluas jangkauan catur ke lingkungan pendidikan, khususnya melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah.
"Olahraga catur ini banyak sekali manfaatnya, tentu sangat cocok jika diterapkan kepada para pelajar, untuk itu saya berencana untuk memasukan olahraga catur ke dalam ekstrakurikuler di sekolah-sekolah," ucapnya.
Langkah ini diharapkan memperkuat pembinaan sejak dini sekaligus memperbesar basis pecatur nasional dalam jangka panjang. Pergantian kepemimpinan ini membuka babak baru dengan fokus modernisasi dan ekspansi catur Indonesia.
Editor: Reynaldi Hermawan