Adnan/Indah Sesali Momen Krusial saat Nyaris Tumbangkan Unggulan 1 China di Indonesia Open 2026
Namun, saat pertandingan memasuki poin-poin penentuan, pasangan Indonesia gagal menjaga konsistensi permainan. Beberapa kesalahan kecil justru menjadi pembeda di level pertandingan elite seperti Indonesia Open.
Indah mengaku belum puas dengan hasil yang diraih meski sudah berusaha maksimal sepanjang pertandingan. Dia menilai ketenangan menjadi faktor yang seharusnya bisa lebih baik saat skor mulai memasuki fase kritis.
"Pastinya belum puas karena masih kalah, tetapi kami sudah mencoba yang terbaik. Kami seharusnya bisa sedikit lebih tenang ketika poinnya sudah dekat, seperti pada posisi 17-18 di gim ketiga," tutur Indah.
Menurut dia, evaluasi utama setelah pertandingan ini adalah mengurangi kesalahan-kesalahan sederhana yang seharusnya bisa dihindari. Beberapa pengembalian bola yang seharusnya aman justru gagal menghasilkan poin bagi Indonesia.
"Kami terlalu banyak membuang bola yang seharusnya tidak mati. Ada beberapa bola yang sebenarnya cukup dimasukkan saja, tetapi kurang sedikit. Hal-hal kecil seperti itu sangat berpengaruh di level seperti ini," ungkapnya.
Meski langkah mereka terhenti di babak 16 besar Indonesia Open 2026, penampilan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil saat menghadapi unggulan pertama dunia menunjukkan potensi besar untuk bersaing dengan pasangan-pasangan elite internasional pada turnamen berikutnya.
Editor: Abdul Haris