7 Pembalap F1 Terburuk Sepanjang Masa, Nomor 5 Sampai Buat Timnya Kesal
Sayang, talentanya itu tak bisa ditampilkan dengan baik di lintasan F1. Pada balap debutnya di F1 di GP Bahrain, dia kesulitan mengendalikan mobilnya. Saking buruknya, dia sampai tertinggal 3 detik dari rekan satu timnya, Takuma Sato.
Akibat performanya yang buruk, Ide mendapat keluhan dari pembalap lainnya, dan dianggap menjadi penghalang mereka. Atas saran dari FIA, Super Aguri lalu melepaskannya usai 4 balapan. FIA juga kemudian mengambil Superlicense (SIM F1) milik Ide, dan otomatis melarangnya ikut balapan.
2. Taki Inoue

Karier Inoue di F1 bisa lebih lama ketimbang Ide. Setelah debut di GP Jepang 1994 bersama Simtek, dia lalu membela Footwork selama 1995. Sayang, perjalanan kariernya begitu buruk.
Dari 18 balapan yang diikutinya, pembalap asal Jepang itu hanya bisa menyelesaikan lima di antaranya. Sementara lainnya, dia gagal finis akibat melintir, atau kerusakan mobil.
Bukan hanya pelan, Inoue juga kerap terlibat dengan insiden konyol. Seperti pada GP Hungaria 1995, mobilnya mengalami kerusakan dan terbakar. Setelah berhenti dan mencari alat pemadam, dia justru ditabrak mobil petugas lintasan.