4 Faktor Penyebab Fadia/Tiwi Kalah Telak di Babak Pertama China Open 2026
“Ini pelajaran bagi saya dan Kak Fadia. Ketika permainan yang kami harapkan tidak keluar, kami jadi sangat tertekan dan menjadi bumerang,” kata Amallia.
Menurut Amallia, fokus yang terlalu besar terhadap hasil ikut mengganggu permainan. Mereka akhirnya kesulitan berpikir jernih saat berada dalam tekanan lawan.
Dia ingin Fadia/Tiwi mengubah pendekatan pada turnamen selanjutnya. Fokus utama harus diarahkan pada setiap reli dan poin, bukan langsung memikirkan hasil akhir.
“Ke depan kami tidak boleh berfokus pada hasil, tetapi bagaimana berpikir satu poin demi satu poin,” ujarnya.
Kegagalan di China Open 2026 membuat Fadia/Tiwi harus segera melakukan evaluasi. Pengendalian ekspektasi, adaptasi kondisi lapangan, dan ketenangan saat tertinggal menjadi tiga aspek utama yang perlu mereka benahi.
Editor: Abdul Haris