Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bertarung dalam Rasa Sakit, Sabar/Reza Gugur Terhormat di Semifinal World Tour Finals 2025
Advertisement . Scroll to see content

3 Negara Rival Dominasi BWF World Tour Finals Dua Edisi Terakhir, Indonesia Bisa Akhiri Paceklik?

Kamis, 08 Desember 2022 - 11:16:00 WIB
3 Negara Rival Dominasi BWF World Tour Finals Dua Edisi Terakhir, Indonesia Bisa Akhiri Paceklik?
Ada 3 negara rival dominasi BWF World Tour Finals dalam dua edisi terakhir. Para pebulu tangkis Indonesia dituntut mengakhiri paceklik. (Foto: BWF)
Advertisement . Scroll to see content

3. Thailand kuasai sektor ganda campuran

Ganda campuran Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai juara BWF World Tour Finals 2020 setelah mengalahkan wakil Korea Selatan Seo Seung Jae/Chae Yujung pada final di Impact Arena, Minggu (31/1/2021). (Foto: Twitter @BWFMedia)

Ganda campuran Thailand yang menempati ranking satu dunia, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai merajai BWF World Tour Finals 2020 dan 2021.

Pada BWF World Tour Finals 2020, Dechapol/Sapsiree mengalahkan duo Korea Selatan, Seo Seung-jae/Chae Yu-jung, 21-18, 8-21, 21-8. Setahun setelahnya mereka mengalahkan pasangan Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino, dengan skor 21-19, 21-11.

Pertanyaannya kini bisakah Indonesia mengakhiri paceklik di tiga sektor tersebut pada BWF World Tour Finals 2022? Jawabannya tentu sangat bisa.

Apalagi wakil-wakil Tanah Air sedang on fire. Pada laga pertama penyisihan grup, enam dari tujuh wakil Indonesia mampu meraih kemenangan.

Satu-satunya kekalahan didapat Jonatan Christie yang ditumbangkan kompatriotnya Anthony Sinisuka Ginting. Kamis (8/12/2022) hari ini, tujuh wakil Indonesia akan kembali beraksi di laga kedua penyisihan grup.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut