Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Yang Ingin Pisahkan TNI dengan Rakyat Layak Dapat Kartu Merah

Jumat, 15 Oktober 2021 - 01:31:00 WIB
 Yang Ingin Pisahkan TNI dengan Rakyat Layak Dapat Kartu Merah
Pemuda Panca Marga DIY mengkritisi pernyataan Gubernur Lemhanas soal TNI bukan milik rakyat. (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Seperti diketahui video percakapan Gubernur Lemhannas Letjen (Purn) Agus Widjojo dengan Najwa Shihab viral di media sosial. 

Saat itu Najwa mengajukan pertanyaan tentang konsep tentara menyatu dengan rakyat. Letjen Agus menjelaskan jika awalnya TNI lahir dari bangsa yang berjuang. "Kita belum punya negara. Jadi yang berjuang itu adalah rakyat, menyatu itu," kata Agus dalam video itu.

Menurut purnawirawan bintang tiga ini, waktu perang tentara memang menyatu dengan rakyat, prinsip perang gerilya memang tentara harus menyatu dengan rakyat. Namun hal berbeda terjadi di masa damai. tentara tidak lagi menyatu dengan rakyat. "Tetapi setelah menjadi demokrasi, setelah merdeka, rakyat itu punyanya presiden. Rakyat itu punyanya yang dipilih oleh rakyat, memenangkan pilpres, pemilu," kata Letjen Purn Agus. 

Editor: Ainun Najib

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut