Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul
Advertisement . Scroll to see content

Warga Imogiri Bantul Pertahankan Tradisi Ngarak Siwur di Makam Raja-Raja Mataram Islam

Jumat, 28 Juli 2023 - 11:27:00 WIB
Warga Imogiri Bantul Pertahankan Tradisi Ngarak Siwur di Makam Raja-Raja Mataram Islam
Prosesi penyerahan Siwur yang kemudian diarak menuju ke Makam Imogiri, Bantul. (foto: iNews.id/Trisna Purwoko)
Advertisement . Scroll to see content

BANTUL, iNews.id - Tradisi Ngarak Siwur masih dipertahankan masyarakat di Kapanewon Imogiri, Bantul, Kamis (27/7/2023). Ngarak siwur atau mengarak gayung ini menjadi bagian prosesi Nguras Enceh yang ada di areal Makam Raja-raja Mataram di Imogiri. 

Tradisi ini merupakan warisan leluhur yang dilaksanakan setiap bulan Muharram atau bulan Suro dalam penanggalan Jawa. Ngarak Siwur biasanya dilakukan satu hari menjelang pelaksanaan prosesi nguras enceh atau mencuci gentong yang ada di komplek makam raja-raja Mataram. Sedangkan Nguras Enceh dilaksanakan setiap Jumat Kliwon pada bulan Suro. 

Siwur merupakan gayung yang terbuat dari tempurung kelapa dengan pegangan dari bambu. Siwur ini kemudian dibungkus dengan kain mori dan dikirab dari Kapanewon Imogiri menuju ke kompleks MakamRaja-Raja Mataram Islam. 

“Siwur ini nantinya dipakai untuk tradisi Nguras Enceh sehingga pelaksanaanya dilakukan sehari sebelumnya,” kata Panewu Imogiri Slamet Santosa, Kamis (27/7/20230.

Kirab diawali oleh bergada dan laskar-laskar yang ada di kalurahan di Kapanewon Imogiri. Warga juga mengarak jodang berisi gunungan hasil bumi. Sejumlah juru kunci makam juga ikut dalam kirab ini.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut