Warga di Kulonprogo Resah, Ribuan Ulat Bulu Masuk ke Permukiman
Warga lainnya, Susanti mengatakan, keberadaan ulat bulu yang biasa memakan daun jati ini sebenarnya bukan hal baru. Hampir setiap tahun, serangga itu kerap muncul di wilayahnya. Hanya saja, jumlahnya tidak sebanyak saat ini. Ulat itu pun biasanya hanya berada di pepohonan, tidak sampai ke permukiman warga.
“Baru kali ini ulat-ulat bulu itu sampai masuk ke rumah-rumah. Rasanya tidak nyaman di rumah karena banyak ulat bulu,” katanya.
Sementara Kepala Dukuh Gowangsan Sulardi mengatakan, ulat-ulat bulu itu tidak berbahaya bagi manusia. Biasanya ulat itu juga tidak akan lama bertahan dan akan berubah menjadi kepompong dan kupu-kupu.
“Ulat ini juga sudah sering muncul di kebun yang banyak pohon jatinya, seperti di wilayah ini,” ujarnya.
Sulardi mengatakan, sejauh ini belum ada laporan dari warga atas munculnya ribuan ulat bulu. Jika nanti jumlahnya terus bertambah, dia akan melaporkan ke kepala desa agar selanjutnya diteruskan ke dinas terkait untuk mencari solusinya. Dengan begitu, warga tidak resah.
Editor: Maria Christina