Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Bundaran Taman Pelangi Surabaya, Truk Penuh Muatan Terguling
Advertisement . Scroll to see content

Waduh, Jalur Pantai Baron Rawan Kecelakaan akibat Monyet Ekor Panjang

Sabtu, 04 Juni 2022 - 10:37:00 WIB
 Waduh, Jalur Pantai Baron Rawan Kecelakaan akibat Monyet Ekor Panjang
Dishub Gunungkidul mengecek lokasi rawan kecelakaan di Jalur Pantai Baron akibat ganguan kera ekor panjang. (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Jalur utama ke Pantai Baron yang rawan kecelakaan akibat diganggu monyet ekor panjang. Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul dan Polsek Tanjungsari turun tangan melakukan survei lokasi dan rekayasa lalu lintas.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan survei ini menindaklanjuti aduan masyarakat sering terjadi kecelakaan dan kemacetan

"Salah satunya disebabkan binatang liar jenis monyet ekor panjang," kata Bayu di Gunungkidul, Jumat (3/6/2022).

Dia menyebutkan hasil survei di jalur utama ke Pantai Baron ada sejumlah titik lokasi rawan kecelakaan, yakni tikungan di selatan Polsek Tanjungsari, Telaga Lebak, dan di area Dusun Glagah.

"Kami segera memasang rambu papan peringatan karena di beberapa alokasi ada banyak monyet menyeberang yang bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungsari AKP Wawan Anggoro mengatakan bahwa pihaknya dan dishub akan memasang spanduk agar pengendara motor berhati-hati saat melewati jalur pantai, tepatnya di Kalurahan/Desa Kemiri. 

Langkah ini untuk mengurangi risiko kecelakaan karena di sekitar lokasi banyak monyet yang menyeberang jalan.

Survei dilakukan di daerah rawan kecelakaan menuju kawasan pantai yang melalui Pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, salah satunya berada di Dusun Glagah, Desa Kemiri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut