Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul
Advertisement . Scroll to see content

Usir Alat Berat, Petani Bantul Tolak Pembangunan BMT di Eks STA Sanden

Rabu, 26 Agustus 2020 - 10:47:00 WIB
Usir Alat Berat, Petani Bantul Tolak Pembangunan BMT di Eks STA Sanden
Petani Sanden, Bantul menolak pembangunan BMT di eks Sarana Terminal Agrobisnis (STA). (foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Tempat pelelangan ini, sangat dinantikan petani. Khususnya ketika harga jual cabai dan bawang rendah. Dengan sistem lelang, penjualan akan dilakukan kepada penawar tertinggi.

“Semestinya desa memperbaiki fasilitas itu, bukan malah menyewakan ke pihak lain,” katanya.
Perwakilan Panitikismo Pemerintah DIY, Julaidi Rastyanto mengatakan, pihak BMT yang akan membangun sudah mengantongi kekancingan dari pihak Keraton Yogyakarta. Artinya mereka bisa memanfaatkan dan mengelola lahan seluas 2.000 meter persegi. “Kekancingan itu tidak sembarang dikeluarkan, ada persyaratannya,” katanya.

Pihak BMT juga sudah melakukan sosialisasi terkait pemanfaatan lahan tersebut. Mereka juga sudah mendapatkan surat keterangan dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Bantul serta izin pemanfaatan lahan dari nupati.

Sementara itu, Carik Desa Srigading, Dwi Krisdyanto mengatakan, desa tidak berani memperbaiki karena asetnya bukan milik desa. Sementara kondisi bangunan sudah lapuk dan membahayakan. Bangunan ini dulu dibangun pemerintah pusat namun tidak masuk dalam aset Pemkab Bantul.

“Kayaknya dibangun dari pusat 2008 lalu. Tidak tahu milik siapa, karena di bidang aset Kabupaten Bantul juga tidak ada,” katanya.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut