Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengguna WiFi di Bandar Lampung Makin Padat, Stabilitas Jadi Kebutuhan Utama
Advertisement . Scroll to see content

Terpasang Semrawut, Warga Ngaglik Sleman Tolak Pemasangan Fiber Optik Provider Internet

Senin, 20 September 2021 - 14:15:00 WIB
Terpasang Semrawut, Warga Ngaglik Sleman Tolak Pemasangan Fiber Optik Provider Internet
Warga Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, menolak keberadaan kabel FO di dusunnya. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id - Warga Dusun Sedan, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman mengeluhkan keberadan kabel dan tiang fiber optik (FO) provider jaringan internet di daerah mereka. Kabel itu terpasang semrawut dan tidak tertata dengan rapi sehingga mengganggu keindahan.  

Penolakan ini dilakukan warga dengan memasang tulisan pada kertas di beberapa tiang jaringan internet. Beberapa tulisan ini bernada sindiran, seperti "Mikirke Corona Wae Wes Ruwet Kaya Kabel, Bro". Ada juga tulisan "Tolak Penambahan Tiang Fiber Optik" dan juga "Disini Ada Demitnya. Silahkan Dipindah".

Ketua Pemuda RT 06, Sedan, Sleman, Catur (21) mengatakan, penolakan ini dilakukan karena pemasangan kabel ini mengganggu pemandangan. Kondisi itu mengakibatkan estitika lingkungan menjadi tidak tertata dan dikhawatirkan akan masuk ke jalan kampung yang akan membahayakan keselamatan dan mengganggu akses keluar masuk warga.

“Kami menolak dan meminta agar tiang-tiang provider yang mengganggu serta tidak berizin agar segera dibongkar,” katanya, Senin (20/9/2021).

Hal yang senada diungkakan warga Sedan lainya, Baharudin. Ia mengatakan, pemasangan kabel pada tiang FO membuat warga tidak nyaman. Pasalnya kabel dan tiang FO dipasang bergelantungan dan bergerombol dengan tiang listrik ditepi jalan.

“Bahkan satu titik bisa terdapat tiga hingga empat tiang,” paparnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut