Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puting Beliung Rusak Sekolah dan Rumah Warga di Bengkalis, Siswa Diliburkan
Advertisement . Scroll to see content

Tergenang Air Hujan, 30 Hektare Tanaman Cabai di Kulonprogo Terancam Mati

Selasa, 11 Oktober 2022 - 12:18:00 WIB
Tergenang Air Hujan, 30 Hektare Tanaman Cabai di Kulonprogo Terancam Mati
Petani cabai di Kabupaten Kulonprogo memanen dini caai karena tanama layu terendam air hujan. (foto: iNews.id/Budi Utomo)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kulonprogo mengakibatan 30 hektare lahan pertanian di Bulak Giripeni, Wates, Kulonprogo terendam air hujan, Selasa (11/10/2022). Sejumlah petani terpaksa memanen dini tanaman cabai, untuk menghindari kerugian yang lebih banyak. 

“Karena tanaman terendam ini bisa gagal panen. Tanaman cabai juga akan mati,” kata salah satu petani di Giripeni, Sadat, Selasa (11/10/2022).

Menurut dia, tanaman cabai akan layu setelah terendam air. Apalagi saat ini kondisi tanaman sedang berbunga dan sudah ada yang mulai berbuah. Sebagian lagi sudah mulai memasuki masa panen.  

Upaya untuk menghindari tanaman mati sudah dilakukan dengan menyedot menggunakan mesin pompa air. Namun upaya ini tidak maksimal, karena cuaca sangat esktrem dengan hujan yang cukup deras. 

“Terpaksa panen dini. Cabai merah masih laku Rp25.000 per kilogram kalau hijau Rp7.000,” katanya.  

Petani yang lain Subari mengaku menanam cabai di atas lahan seluas 750 meter persegi. Seluruh tanaman ini terendam genangan air hujan. Dia hanya bisa pasrah dan tidak memiliki harapan terhadap tanamannya.

“Kalau sudah terendam empat sampai lima hari, tanaman akan mati. Tidak bisa diselamatkan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut