Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Balita 2 Tahun di Balikpapan Jatuh ke Parit Depan Rumah, Ditemukan Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Tekan Kasus Stunting, Pemkab Sleman Luncurkan Inovasi Pecah Ranting Hiburane Rakyat

Jumat, 25 Juni 2021 - 18:40:00 WIB
Tekan  Kasus Stunting, Pemkab Sleman Luncurkan Inovasi Pecah Ranting Hiburane Rakyat
Bupati Sleman Kustini melaunching Program Inovasi Percepatan Penanggulangan Stunting di Sleman. (Foto: iNews.id/Priyo Setyawan)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id - Kasus stunting masih menjadi perhatian serius Pemerintak Kabupaten (Pemkab) Sleman. Meski mengalami penuruan dalam tiga tahun terakir, namun prosentase angka stunting masih cukup tinggi.  

Pada Tahun 2018, angka stunting 11 persen dari jumlah balitanya. Sedangkan di tahun 2019 menjadi  8,38 persen  dan tahun  2020 turun menjadi 7,24 persen. Tahun ini ditargekan angkanya turun lagi di bawah 7 persen. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes)  Sleman Joko Hastaryo mengatakan, ada berbagai upaya yang terus dilakukan dalam penanggulangan stunting. Salah satunya dengan inovasi Pecah Ranting Hiburane Rakyat (Pencegahan Rawan Stunting Hilangkan Gizi Buruk Tingkatkan Ekonomi Rakyat).  

“Selain  melakukan  sosialiasi tentang pentingnya pemberian gizi kepada balita, juga dengan inovasi Pecah Ranting Hiburane Rakyat,” kata Joko, Jumat (25/6/2021). Secara simbolis, program ini dilaunching Bupati Sleman Kustini. 

Menurut Joko, inovasi ini menjadi implementasi  Program Percepatan Penanggulangan Stunting yang telah ditetapkan dalam dari Perbup Nomor 27 Tahun 2019. Selain itu juga menjadi realisasi dari komitmen Sleman dalam peningkatan ekonomi, terutama dampak  pandemi Covid-19 yang mempengaruhi turunnya kemampuan ekonomi rakyat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut