Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti
Advertisement . Scroll to see content

Tantangan Industri Batik Berat, GKR Hemas: Perajin Harus Inovatif Sasar Pasar Milenial

Selasa, 29 Agustus 2023 - 18:37:00 WIB
Tantangan Industri Batik Berat, GKR Hemas: Perajin Harus Inovatif Sasar Pasar Milenial
Permaisuri Keraton Yogyakarta GKR Hemas membuka Seminar Batik Internasional di Royal Ambarrukmo Hotel, Selasa (29/8/2023).. (foto: MPI/Erfan Erlin)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, seni batik pada era modern idealnya dapat berkembang melintasi batasan ruang, waktu dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta teknologi terkini. Secara dasar, seni batik juga dapat dikembangkan secara fleksibel dalam menyikapi berbagai batasan formal. 

"Harapannya seni batik dapat berkembang lebih luas dengan dinamis namun tetap bijaksana, dalam artian tanpa meninggalkan pakem dasarnya," ujarnya.

GKR Hemas berharap Batik yang dikenal dunia sebagai warisan budaya bangsa Indonesia mampu berperan sebagai penggerak perekonomian masyarakat. Industri batik harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi Indonesia. 

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut