Tak Kantongi Dokumen Bebas Covid-19, 45 Bus Wisata Dilarang Masuk Yogya
YOGYAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota Yogyakarta tidak ingin kasus Covid-19 naik di tengah adaptasi kebiasaan baru. Pemkot tegas meminta semua orang yang masuk Yogya harus mengantongi surat bebas Covid-19.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Purwadi menegaskan, selama ini wilayahnya tegas menolak wisata tanpa dokumen bebas Covid-19. Langkah itu ungkap Heroe sebagai jaminan bagi warga Yogya dari potensi penularan Covid-19 dari luar daerah.
"Bus yanga ada di parkir-parkir di ABA (Abu Bakar Ali) dan Senopati kami tolak karena mereka tidak memberikan jaminan (surat bebas Covid-19)," kata Heroe dalam Webinar Leader Talk iNews: Strategi Bangkitkan Wisata Yogyakarta di Tengah Pandemi Covid-19, Kamis (6/8/2020).
"Ada 40-45 kendaraan karena mereka tidak memberikan jaminan. Jadi itu kami larang masuk Malioboro," ucapnya lagi.
Heroe menjelaskan, sejak Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) disebut sebagai wilayah yang paling baik dalam penanganan Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo, wilayahnya banyak dikunjungi wisatawan. Namun, dia menyangkan orang yang ingin datang ke Yogya tidak ikut menjaga protokol kesehatan.