Sultan mengatakan, menyiasati perubahan tidak mesti harus selalu mengikuti perubahan. Karena sejarah mencatat, yang bertahan yakni mereka yang mengenal baik kemampuan pribadi dalam menghadapai situasi seburuk apapun.
“Kepemimpinan yang melayani menuntut perubahan karakter untuk bergerak melayani kepentingan publik,” ucapnya.
Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki akuntabilitas, tanggung jawab dan dapat diandalkan. Pemimpin efektif harus diawali dari visionary role menuju pada penerapannya.
Sementara itu, Bupati Kulonprogo Sutedjo mengaku akan mendayagunakan segala kemampuan untuk menyambut kedatangan Bandara YIA. Momentum ini akan dimanfaatkan daerah untuk kesejahteraan rakyat. Apalagi saat ini, banyak investor yang tertarik untuk masuk di Kulonprogo.
“Kami akan upayakan konektivitas semaksimal mungkin dengan bandara dan dalam hal ini bekerja sama dengan pusat,” katanya.
Editor: Donald Karouw