Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK
Advertisement . Scroll to see content

Sultan Minta Masyarakat Tenang dan Tidak Terprovokasi

Senin, 12 Februari 2018 - 10:07:00 WIB
Sultan Minta Masyarakat Tenang dan Tidak Terprovokasi
Petugas Polres Sleman berjaga-jaga di Gereja Santa Lidwina. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X mengaku sedih dan prihatin terhadap penyerangan di Gereja Santa Lidwina, Bedoh, Trihanggo, Sleman. Sri Sultan kemudian meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi.

"Saya sangat sedih dan menangis, kenapa Yogyakarta begini," kata Sultan usai menjenguk korban penyerangan di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, Minggu 11 Februari 2018 malam.

Sultan sedih karena saat kejadian dirinya tengah berada di Jakarta dan tidak bisa pulang cepat. Baru sore hari bisa mendapat tiket pesawat. Begitu turun pesawat beliau langsung ke rumah sakit.

Sultan mengaku tidak bisa memahami dan mengerti perbuatan keji tanpa rasa kemanusiaan tersebut. Umat yang sedang melaksanakan ibadah justru menjadi korban kekerasan. Dia meyakini, kekerasan seperti ini bukan karakter masyarakat Yogyakarta.

"Ini tidak boleh terjadi lagi," katanya.

Untuk itu Sultan akan melakukan koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten (Forkompinda), satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan organisasi masyarakat di Sleman. Kesepakatan yang sudah terjalin untuk tidak melakukan kekerasan dan saling menjaga toleransi umat beragama harus tetap dijaga.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut