Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul
Advertisement . Scroll to see content

Status Tanah Tutupan di Parangtritis Tak Jelas, Dulu Jadi Benteng Jepang Lawan Sekutu

Minggu, 06 Maret 2022 - 15:05:00 WIB
Status Tanah Tutupan di Parangtritis Tak Jelas, Dulu Jadi Benteng Jepang Lawan Sekutu
Perbukitan yang memanjang dari Jembatan Kretek hingga Pantai Parangtritis inilah yang disebut sebagai Tanah Tutupan Jepang. (MNC Group/Erfan Erlin)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Pemda DIY akan mengembalikan status tanah Tutupan di Parangtritis, Kretek Bantul, kepada orang yang berhak. Dulu tanah ini berupa bukit untuk benteng tentara Jepang dalam melawan sekutu. 

Pemda DIY telah menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengembalikan tanah ini kepada yang berhak.  Gubernur sebagai Ketua Gugus Reforma Agraria DIY telah sepakat menyelesaikan persoalan tanah tutupan Jepang secara bertahap. 

Tahun 2022 ini, Tim Reforma Agraria akan mulai melakukan pendataan atau pemetaan berbagai persoalan yang ada. Kemudian tahun 2023 mendatang mereka menyusun materi tehnik dan tahun 2024 eksekusi Konsolidasi (penataan) Tanah Tutupan Jepang ini.

Ketua Masyarakat Pemanfaat Tanah Tutupan Jepang, Suparyanto mengatakan, saat ini status nama pemilik lahan ini ada di dalam letter C yang tercatat dan buku legger yang ada di Kalurahan Parangtritis.  Dia sudah berjuang untuk mendapatkan status tanah sampai di pusan namun tidak mendapatkan rekomendasi dari Pemda DIY. 

“Karena DIY istimewa, maka semuanya tergantung pada Sultan. Bulan Oktober 2021 lalu, Sultan telah sepakat mengembalikan tanah Tutupan Jepang ke yang berhak," ujarnya, Minggu (6/3/2022).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut