Sosok Cak Nun, Budayawan dan Tokoh Intelektual Muslim Indonesia
Cak Nun yang memiliki jiwa sosial tinggi sejak kecil dan memulai pendidikan sekolah dasar di Desa Menturo. Kemudian melanjutkan sekolah di SMP Muhammadiyah Yogyakarta dan Pondok Pesantren Modern Gontor, Ponorogo.
Cak Nun keluar dari pondok pesantren sebelum tamat sekolah. Dia lalu melanjutkan pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.
Setelah menyelesaikan sekolah, Cak Nun menempuh bangku kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Meski latar belakang pendidikan di bidang ekonomi, tak menutup minatnya untuk mendalami dunia seni.
Pada 1975, setelah melewati banyak hal dan berdiskusi dengan berbagai kalangan, khususnya komunitas Malioboro, Cak Nun merilis antologi puisi pertamanya dengan judul 'M' Frustasi.
Pada tahun yang sama, Cak Nun menjadi pemimpin Teater Dinasti yang dia dirikan bersama teman-temannya di Yogyakarta. Di sana dia bertemu Neneng Suryaningsih yang juga aktif di Teater Dinasti.