Setengah Hari Langsung Tutup, Pendaftaran Online Pengajian Gus Baha dan TGB Diminati Masyarakat
“Alhamdulillah, mendapatkan respons publik yang baik. Mohon doanya, semoga dapat dilancarkan,” pintanya.
Ditambahkan, meski pengajian ini berlangsung di lingkup kampus, namun terbuka untuk umum. Sesuai dengan tujuan awal berdirinya Pusat Studi Tafsir Quran dan Hadis ingin menggiatkan pengajian tafsir di tengah masyarakat.
"Pengajian ini diperuntukkan bagi internal dan eksternal," tambahnya.
Gus Baha merupakan ulama Nahdlatul Ulama (NU) yang berasal dari Rembang. Ia dikenal sebagai salah satu ulama ahli tafsir yang memiliki pengetahuan mendalam seputar Alquan. Ia merupakan salah satu murid dari ulama kharismatik, Kiai Maimun Zubair.
Gus Baha merupakan putra dari seorang ulama pakar Alquran dan juga pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Quran LP3IA, Kiai Nursalim al-Hafizh,
Sementara TGB HM Zainul Majdi adalah Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI).
TGB menempuh pendidikan sarjana hingga doktoral di Universitas Al Azhar, Mesir. Ia pernah menjadi Gubernur NTB dua periode, mulai 2008 hingga 2018.(*)
Editor: Febrian Putra