Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Alasan 2 Korban Ledakan Petasan di Nganjuk Tak Ditanggung BPJS
Advertisement . Scroll to see content

Selain di Wates, BPJS Juga Nunggak Klaim di RSUD Sleman dan Bantul

Selasa, 31 Juli 2018 - 01:46:00 WIB
Selain di Wates, BPJS Juga Nunggak Klaim di RSUD Sleman dan Bantul
Sejumlah pasien menunggu antrean di RSUD Bantul, DIY. (Foto: Dok.SINDOnews)
Advertisement . Scroll to see content

BANTUL, iNews.id - Tunggakan pembayaran pengajuan klaim rumah sakit oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tidak hanya terjadi di RSUD Wates, Kulonprogo. Namun juga terjadi di RSUD Panembahan Senopati, Bantul dan RSUD Sleman.

Hanya nilainya tidak sebesar yang ada di RSUD Wates. "Tagihan yang belum dibayarkan BPJS untuk klaim bulan April dan Mei," kata Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul, Agus Budi Raharja, Senin (30/7/2018).

Agus menyebutkan, tagihan klaim BPJS dua bulan tersebut nilainya sekitar Rp18,7 miliar. Jika digabungkan sampai Juli nilainya mencapai Rp26 miliar. Agus berharap tagihan ini bisa segera dibayarkan. Sebab kalau sampai mundur dan dibayarkan bulan Agustus akan membebani rumah sakit. "Kita tetap memberikan pelayanan maksimal kepada pasien. Per hari sekitar 700 pasien," katanya.

Sementara di RSUD Sleman, klaim tunggakan BPJS yang menunggak nilainya mencapai Rp11 miliar. Tunggakan ini untuk klaim rawat maupun rawat inap. Termasuk untuk obat-obataan dan layanan kepada pasien lainnya. "Nilainya sekitar Rp.11 miliar, tidak sampai Rp 12 miliar," kata Dirut RSUD Sleman Joko Hastaryo.


Menurut Joko, tagihan ini salah satunya untuk klaim bulan Mei. Biasanya akan dibayarkan pada awal Juni. Untuk klaim Juni akan jatuh tempo pada Juli dan biasanya akan dibayarkan pada akhir Juli atau awal Agustus. "Pasien kita 90 persen adalah pasien BPJS," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut