Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Sakral Puncak Waisak, Ribuan Lampion Diterbangkan di Candi Borobudur
Advertisement . Scroll to see content

Sebaran Embusan Abu Gunung Merapi Sampai ke Candi Borobudur

Rabu, 23 Mei 2018 - 11:11:00 WIB
Sebaran Embusan Abu Gunung Merapi Sampai ke Candi Borobudur
Petugas Basarnas saat memantau aktivitas Gunung Merapi. (Foto: iNews/Wahyuendro)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan dan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta terus memantau aktivitas Gunung Merapi pascaletusan freatik Rabu (23/05/2018) pukul 03.31 WIB.

Kepala Seksi BPPTKG Yogyakata, Agus Budi Santoso mengatakan, letusan itu teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah dan Kaliurang ini dengan dengan durasi 4 Menit. Tinggi kolom letusan 2.000 meter, dengan embusan angin mengarah ke arah barat daya.

Dampak yang ditimbulkan atas Letusan Freatik yakni terjadinya hujan abu di wilayah Kabupaten Magelang, terutama kawasan rawan bencana (KRB) II dan KRB III. Meliputi Desa Keningar, Sumber, Dukun, Kalibening, dengan jangkauan abu mencapai 25 kilometer (Km).

“Kami terima informasi BPBD Malang dan Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) di Dusun Ngepos, abu ini sampai ke Candi Borobudur,” kata Agus.


Diketahui, Selasa (22/05/2018), hasil pemantauan BPPTKG, tidak terjadi peningkatan yang signifikan. Tercatat ada kegempaan Multyphase (MP), 2 Kali , Guguran (RF), 1 Kali Tektonik (TT). Pantauan Rabu (23/5/2018), dari pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, ada kegempaan Vulkanotektonik (VT) 1 Kali, Tektonik (TT) 2 Kali.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut