Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit
Advertisement . Scroll to see content

Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Anaknya, Ortu Korban Berharap Pelaku Dihukum Mati

Selasa, 20 April 2021 - 13:53:00 WIB
Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Anaknya, Ortu Korban Berharap Pelaku Dihukum Mati
Pelaku memboncengkan korban usai membeli minuman soda dan obat sakit kepala dalam reka ulang pembunuhan di Kulonprogo, selasa (20/4/2021). (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id –  Keluarga korban pembunuhan gadis di Wisma Sermo, Kulonprogo berharap pelaku NAF (21) dihukum mati. Mereka tidak terima dengan perbuatan pelaku yang telah menghilangkan nyawa Dessy Sri Diantary (22) dengan cara sadis.

“Harapan saya, pelaku dihukum dengan hukuman mati,” kata Eko Sunarko, ayah Dari Dessy Sri Diantary di sela menyaksikan adegan reka ulang (rekonstruksi) pembunuhan, di Kulonprogo Selasa (20/4/2021).

Selama ini, kata Eko, keluarganya tidak pernah mengenal pelaku. Pelaku juga belum pernah main atau berkunjung ke rumahnya. Korban juga tidak pernah menceritakan hubungannya dengan NAF. Selama ini korban bekerja di pabrik rambut palsu (wig). 
 
“Kami tidak ada yang kenal. Makanya kami geregetan melihat orang itu (pelaku,” katanya. 

Dikatakannya pada 23 Maret lalu, sekitar pukul 07.00 WIB korban pamit untuk pergi mencari lowongan kerja. Kebetulan dia tidak bekejera karena memang jadwalnya libur. Sampai dengan pukul 09.00 WIB handphone korban tidak bisa dihubungi.

Hingga akhirnya antara pukul 21.00-22.00 WIB, ada petugas Reskrim dari Polres Kulonprogo mendatangi rumahnya. Mereka menunjukkan foto-foto korban, dan menanyakan apakah mengenalinya. Sata itu kakaknya diminta ke rumah sakit untuk mengecek dan memastikan itu korban. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut