Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Usai Bunuh Rekan Kerja, Satpam di Surabaya Tetap Bekerja untuk Hilangkan Kecurigaan
Advertisement . Scroll to see content

Sadisnya Pinjol Ilegal, Korban Meninggal Bunuh Diri, Keluarganya Tetap Diteror

Jumat, 22 Oktober 2021 - 21:12:00 WIB
 Sadisnya Pinjol Ilegal, Korban Meninggal Bunuh Diri, Keluarganya Tetap Diteror
Menko Polhukam Mahfud MD menerima laporan korban pinjol bunuh diri, namun keluarganya masih diteror. (Foto : Riezky Maulana)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kelakuan Pinjol ilegal sungguh sadis. Meski korbannya sudah bunuh diri lantaran tak sanggup membayar, keluarganya tetap mendapat teror. 

Cerita ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam konferensi pers bersama Kabareskrim dan pimpinan LPSK secara virtual, Jumat (22/10/2021). 

Mantan Ketua MK ini bercerita dirinya menerima laporan dari salah satu masyarakat korban Pinjol ilegal yang salah satu anggota keluarganya bunuh diri. Aksi nekat itu dilakukan karena tidak sanggup membayar utang karena jumlah bunganya terus membengkak.

Meski begitu, keluarga korban tetap diteror untuk membayar tagihan tersebut.

"Saya ada laporan orang meninggal karena itu tapi tetap keluarganya diteror suruh bayar. Pinjam hanya Rp1,2 juta lalu naik terus meninggal bunuh diri. Keluarganya yang nengok diteror, ini tidak diberitakan, dirahasiakan kepada orang tuanya di kampung meninggal karena sakit perut," ujarnya.

Dia meminta para pelaku teror pinjol untuk menghentikan aksinya. Aparat, kata dia akan mengusut tuntas persoalan ini dan akan melindungi masyarakat dari teror pinjol.

"Hentikan teror-teror itu. Saya kira cukup produktif kerja Polri 3-4 hari ini. Tidak akan pernah berhenti melindungi karena negara harus hadir melindungi dari cara-cara seperti itu," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut