Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Sebut Tindakan NATO Kirim Senjata ke Ukraina Seperti Tuang Minyak ke dalam Api

Selasa, 15 November 2022 - 12:07:00 WIB
 Rusia Sebut Tindakan NATO Kirim Senjata ke Ukraina Seperti Tuang Minyak ke dalam Api
Rusia mengeca tindakan NATO yang terus mengirimkan senjata ke Ukraina. (Foto : reuters)
Advertisement . Scroll to see content

DEN HAAG, iNews.idNATO terus mengirimkan senjata ke Ukraina. Mereka menyatakan komitmennya untuk terus memasok militer Kiev dengan persenjataan. 

Negara-negara Barat telah memberikan bantuan kemanusiaan, militer, dan keuangan kepada Kiev sejak Rusia meluncurkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari. Rusia mengutuk aliran senjata ke Ukraina dari sekutu Baratnya. Moskow menyebut hal itu hanya “menuang minyak ke dalam api”.

Rusia telah berulang kali memperingatkan negara Barat agar tidak terlibat lebih jauh dalam konflik tersebut. Sementara Uni Eropa, AS, dan NATO telah menyatakan bahwa mereka bukan pihak dalam permusuhan Moskow dengan Kiev. 

Namun negara-negara Barat secara terang-terangan melatih tentara Ukraina, di samping mengirim instruktur dan perangkat keras mereka ke Ukraina. Mereka juga memberikan informasi intelijen kepada Kiev untuk melawan Moskow.

Sementara itu komitmen negara-negara barat untuk terus memberikan dukungan ke Ukraina disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg di Belanda, Senin (14/11/2022).

“Kami akan mendukung (Ukraina). Tentu saja terus menilai jenis senjata apa yang kami sediakan untuk Ukraina,” kata Stoltenberg pada konferensi pers bersama, seusai bertemu dengan Menteri Luar Negeri Belanda Wopke Hoekstra dan Menteri Pertahanan Kajsa Ollongren di Den Haag.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut