Rentan Kecelakaan, 15 Wahana Permainan Pasar Malam Sekaten Ditutup
YOGYAKARTA,iNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akhirnya menutup 15 wahana permainan di Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) di alun-alun Utara, pascakecelakaan pada wahana bianglala. Langkah ini dilakukan karena permainan-permainan tersebut berpotensi mengalami kecelakaan.
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, pascakejadian, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk menindaklanjuti kecelakaan ini. Pemkot melakukan pengecekan wahana permainan dan berkoordinasi dengan para operator.
“Mulai hari ini sampai sekaten selesai, untuk bianglala dan kora-kora kami hentikan,” kata Haryadi Suyuti, pada jumpa pers di Balaikota Yogyakarta, Selasa (13/11/2018).
Setidaknya ada 15 unit permainan yang ditutup dan tidak akan dioperasionalkan selama PMPS karena berisiko menimbulkan kecelakaan. Permainan tersebut yakni, tujuh unit bianglala dan delapan unit kora-kora. Dua jenis permainan ini dikelola oleh perusahaan penyedia wahana permainan Berkah Ria asal Klaten dan dari Diana Ria, asal Demak, Jawa Tengah.
Menurut Haryadi, keputusan menghentikan operasional wahana permainan itu semata-mata karena Pemkot Yogyakarta tidak ingin ada kasus kecelakaan lagi. Permainan itu memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan. Sementara pengelola tidak memberikan jaminan keamanan. Mereka hanya berani bertanggung jawab jika ada musibah. Permainan itu juga diketahui tidak memiliki standar sertifikasi keamanan.