Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis! Ustazah di Banjarbaru Tewas Dibegal, Kepala Dipukul Pakai Balok
Advertisement . Scroll to see content

Rekonstruksi Pembunuhan Berantai Penyandang Disabilitas di Kulonprogo, Pelaku Peragakan 36 Adegan

Kamis, 03 Juni 2021 - 15:12:00 WIB
Rekonstruksi Pembunuhan Berantai Penyandang Disabilitas di Kulonprogo, Pelaku Peragakan 36 Adegan
Salah satu adegan yang diperagakan pelaku NAF 921) dalam rekonstruksi di Dermaga Wisata Pantai Glagah. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

Selama proses rekonstruksi ini, pengamanan sangat ketat. Keluarga dari korban datang. Beberapa keluarga datang ke lokasi, untuk melihat cara pelaku membunuh anggota keluarganya. Pelaku juga didampingi ddari Pusat Bantuan Hukum NYi Ageng Serang dan disaksikan jaksa penuntut dari Kejari Kulonprogo. 

“Ini sudah kelihatan berencana, kami dia juga dihukum mati,” kata Sunardi, kakak korban.

Sunardi mengaku, pelaku sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Dia kerap datang ke rumahnya untuk bermain. Mereka tidak pernah merasa curiga karena selama mengenal pelaku kelakuannya cukup baik.  

Kasus pembunuhan berantai yang dilakukan pelaku pertama terjadi pada 23 Maret 2021 di Wisma Sermo dengan korban Dessy Sri Diantary (19) warga Gadingan, Wates, Kulonprogo. Pelaku memberikan minuman bersoda yang dicampur obat sakit kepala. Setelah pusing kepala korban dibenturkan di lantai sampai tewas.

Sedangkan kasus kedua di Dermaga Wisata pantai Glagah dengan korban Takdir Sudianto. Modusnya sama dengan memberikan minuman bersoda dicampur obat.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut