Ratusan Warga Kulonprogo Mengungsi akibat Banjir dan Longsor
Untuk menyediakan kebutuhan logistik bagi pengungsi, kata Astungkoro, BPBD bersama Tagana mendirikan dapur umum. Para pengungsi sudah mendapatkan jatah makan pagi. Sedangkan makan siang ditangani Baznas. “Kita juga akan salurkan alat mandi, dan kebutuhan MCK, termasuk susu bagi bayi dan ibu-ibu hamil,” ujarnya.
Menurut Astungkoro, Pemkab Kulonprogo menyiapkan dana tak terduga senilai Rp3 miliar. Dana tersebut akan dikucurkan untuk penanganan bencana. “Termasuk kejadian kali ini yang akan segera ditetapkan surat tanggap bencana,” ucapnya.
Seorang warga, Wahyu Hardono mengatakan, banjir yang melanda desanya terjadi akibat tanggul Sungai Serang jebol karena tidak mampu menahan debit air hujan. “Saat itu, air masuk dari arah barat, setelah tanggul Sungai Serang jebol. Air menggenangi rumah saya hingga lebih dari satu meter. Kini tinggal sekitar 40an centimeter saja,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki