Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul
Advertisement . Scroll to see content

Push Bike Berbahan Kayu asal Bantul Diminati Pasar sampai Malaysia

Senin, 12 Oktober 2020 - 15:17:00 WIB
Push Bike Berbahan Kayu asal Bantul Diminati Pasar sampai Malaysia
Nugroho menyelesaikan pembuatan Push bike di rumahnya Banguntapan, Bantul. (foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

BANTUL, iNews.id – Pandemi Covid-19 telah mendorong Nugroho Sigit Riyadi (37) warga Karangturi, Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul berkreasi di rumahnya. Dia memproduksi push bike atau dikenal dengan balance bike, seiring meningkatnya permintaan sepeda di pasaran.

Berbeda dengan push bike yang beredar di pasar, produk yang dihasilkan Nugroho lebih ramah lingkungan karena terbuat dari kayu. Sedangkan yang banyak beredar di pasar merupakan produk plastik atau terbuat dari besi dan aluminium. Produk ini pun cukup menawan dan banyak diminati masyarakat.

Ide awal pembuatan push bike ini, saat perusahaan tempat Nugroho bekerja ikut terdampak Covid-19. Karyawan bekerja dengan sistem shift, satu hari kerja, satu hari libur. Lantaran banyak waktu luang, dia mencoba membuat push bike dengan bahan kayu jati Belanda.

“Awalnya hanya untuk anak, tetapi tetangga posting di sosmed dan responsnya bagus,” katanya, Senin (12/10/2020).

Dari respons inilah Nugroho mulai mengembangkan push bike. Sejak bulan April dia fokus untuk memproduksi sepeda untuk anak-anak ini. Setiap harinya dia bisa menghasilkan dua sampai tiga unit push bike dengan harga antara Rp230.000 sampai dengan Rp400.000 tergantung model dan ukuran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut