Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Kulonprogo, 1 Orang Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Sumur di Kulonprogo Diduga Tercemar Air Lindi TPA Banyuroto

Senin, 15 Juli 2019 - 19:48:00 WIB
Puluhan Sumur di Kulonprogo Diduga Tercemar Air Lindi TPA Banyuroto
Wakil Ketua DPRD Kulonprogo Ponimin Budi Hartono melihat lokasi instalasi pengolahan lindi di TPA Sampah Banyuroto, Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id – Puluhan sumur milik warga di Banyuroto, Kulonprogo diduga tercemar air lindi dari pengolahan limbah Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Banyuroto, Nanggulan. Air lindi dari pengolahan sampah itu membuat sumur warga keruh dan berbau.

Tokoh masyarakat Banyuroto Nanggulan, Bambang Nur Cahyo mengatakan, ada 40 kepala keluarga yang sumurnya tercemar limbah. “Air sumur menjadi agak keruh dan sedikit berbau meski oleh warga masih dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi. Ini sudah beberapa tahun lalu, belum ada penanganan,” kata Bambang, Senin (15/7/2019).

Dia menjelaskan, tercemarnya sumur warga ini terjadi ketika ada banjir melanda kawasan ini dan merusak saluran lindi. Oleh pengelola, air lindi ini dimasukkan ke dalam dam penampungan untuk pross peresapan.

Namun permasalahan akan muncul saat musim penghujan. Saat hujan deras lindi ini akan terbawa air hujan dan mengalir ke pemukiman penduduk. Akibatnya ikut masuk ke tanah dan mencemari sumur milik warga. “Ada yang jaraknya 2 kilometer di bawah sana ikut tercemar,” ucapnya. 

Menurut Bambang, warga sebenarnya sudah meminta kepada pengelola untuk melakukan perbaikan saluran lindi. Namun sampai saat ini tidak ada tindaklanjutnya. Saat ini warga semakin resah dengan rencana pemilik lahan yang tanahnya disewa untuk penampungan lindi yang akan meminta kembali.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut