PT JMI Kirim Konsentrat Pasir Besi ke China, Warga Masih Pro Kontra Pembangunan Pabrik
“Kami sudah minta izin ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk pengiriman ini,” katanya.
Dia mengakui beberapa tahun lalu, JMI juga sudah mengirimkan konsentrat ke China. Jumlahnya masih sedikit karena hanya untuk uji coba pembuatan besi. Hasilnya dari sampel yang ada sudah bisa dipakai sebagai bahan baku besi.
“Kalau sekarang lebih ke uji coba pabrik untuk jadi dasar pendirian pabrik,” katanya.
Sementara Lurah Karangwuni, Wasul Khasani mengatakan, masyarakat agar pabrik pengolahan bijih besi di Kulonprogo bisa terwujud. Warga ingin bukan hanya sampel yang dikirimkan keluar, tapi rencanan pembangunan pabrik bisa direalisasikan.
“Harapan warga pabrik itu didirikan, bukan pasirnya yang keluar,” katanya.
Tokoh Masyarakat Karangwuni Sumardi mengatakan, ukuran sampel konsentrat yang akan dikirim jumlahnya cukup fantastis. Sebelumnya sampel yang pernah dikirim mencapai 8.000 ton dan kini meningkat hingga 30.000 ton.