Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup
Advertisement . Scroll to see content

PT AP I Libatkan 1.000 Pekerja Kebut Proyek Bandara di Kulonprogo

Senin, 16 Juli 2018 - 22:14:00 WIB
PT AP I Libatkan 1.000 Pekerja Kebut Proyek Bandara di Kulonprogo
Sejumlah alat berat mulai meratakan tanah untuk proyek pembangunan bandara baru Yogyakarta di Kulonprogo. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Angkasa Pura I optimistis pembangunan bandara baru Yogyakarta atau New Yogyakarta International Airport (NYIA) tetap bisa beroperasi pada April 2019 mendatang.

Proses pengerjaan runaway ditargetkan sudah selesai sampai 90 persen. Sedangkan pembangunan terminal sudah 30 persen selesai. "Target operasi April 2019, kalau terminal itemnya banyak," kata Presiden Direktur PT PP Lukman Hidayat, seusai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X di Kepatihan, Yogyakarta, Senin (16/7/2018).

Lukman hadir bersama dengan Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi untuk melaporkan progres pembangunan bandara Kulonprogo. Proses konstruksi saat ini telah memasuki fase kedua. Proses pengerjaan diharapkan bisa dipercepat dari jadwal dokumen kerja sama dengan AP I yakni 736 hari kerja. "Kami realistis membuat semaksimal mungkin. Saat ini pekerjaan perbaikan tanah, pondasi, struktur pondasi ada pengerukan," katanya.

Selain itu, melakukan perbaikan dan melengkapi lampu, signed, juga pekerjaan saluran drainase, rumput dan apron. Namun, dia menjamin sudah bisa digunakan untuk mendarat.

Sementara itu, Faik Fahmi mengatakan, pada proses konstruksi dibutuhkan sekitar lebih dari 1.000 pekerja. Sebagai langkah persiapan tersebut, pihak AP menginisiasi pembangunan Balai Pemberdayaan Masyarakat (BPM).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut