Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup
Advertisement . Scroll to see content

Proyek Penataan Wajah Kota Gunungkidul Dimulai, Patung Kendang Diganti Tugu Tobong Gamping

Senin, 19 September 2022 - 17:56:00 WIB
 Proyek Penataan Wajah Kota Gunungkidul Dimulai, Patung Kendang Diganti Tugu Tobong Gamping
Pemkab Gunungkidul akan merevitalisasi wajah kota dengan mengganti patung pengendang dengan tugu tobong gamoing. (foto: MPI/Erfan Erlin)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul memulai proyek revitalisasi Kota Wonosari. Proyek ini akan dilaksanakan beberapa tahap dan dimulai hari Senin (19/9/2022). 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, fokus revitalisasi pada tahap pertawa di kawasan Bundaran Siyono, Playen hingga Simpang Kranon Wonosari.

"Sesuai rencana, Patung Pengendang di bundaran akan diganti dengan monumen Tobong Gamping," ujar dia, Senin (19/9/2022).

Sesuai kontrak, anggaran yang dikucurkan untuk proyek tahap pertama ini sebesar Rp7,687 miliar. Sebelum proyek dimulai sudah dilakukan inventarisasi, khususnya pada aset fasilitas umum berupa jaringan kabel listrik, telekomunikasi, penerangan jalan umum (PJU), hingga rambu-rambu. 

“Nantinya fasilitas ini akan ditata ulang sesuai dengan desain yang disiapkan,” katanya.

Selain proyek revitalisasi, DPUPRKP Gunungkidul juga bersiap memulai pembangunan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Sesuai nilai kontrak anggaran yang dibutuhkan Rp33,298 miliar.

Proyek ini sempat menuai polemik di masyarakat dan di kalangan dewan. Namun Pemkab Gunungkidul tetap akan membangun Tugu Tobong.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut