Prihatin Kondisi Bangsa, Profesor dan Guru Besar di DIY Serukan Tobat Etika dan Moral
"Mereka yang melakukan itu hendaknya segera dihentikan dan mendapatkan koreksi yang fundamental," ucapnya.
Dia juga meminta kepada para pemangku kepentingan yang bertanggung jawab bagi bekerjanya check dan balances agar benar-benar menjalankan tugas utamanya agar demokrasi berjalan secara baik dan tidak dibiarkan mengalami kemunduran atau bahkan dibiarkan dihancurkan fondasinya.
"Kembalilah kepada nilai-nilai luhur bangsa dan jangan biarkan institusi demokrasi dikuasai oleh nafsu angkara yang mengkhianati Pancasila dan UUD'45," ucapnya.
Kaum terpelajar atau kaum intelektual yang memiliki tugas mulia, intelektual maupun moral diimbau bersama-sama menjaga etika dan moral, sehingga dapat menjadi bagian dari kompas moral bagi pergerakan bangsa.
"Kami mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersamasama menjadi saksi atas seluruh proses politik yang berlangsung, dan tidak tinggal diam atas segala kerusakan yang terjadi," ucapnya.
Editor: Kurnia Illahi