Politics Reborn Partai Perindo: Saatnya Anak Muda Bersuara dan Turut Atur Arah Bangsa!
Hadir pula dalam acara itu, Akademisi Hilma Fanniar Rohman turut memperkuat pandangan tersebut. Dia menekankan bahwa anak muda tak boleh hanya jadi “lumbung suara” saat Pemilu.
“Politics Reborn itu bagaimana anak-anak muda bisa berperan aktif dan berpartisipasi dalam agenda politik nasional. Tidak hanya menjadi voter, tapi juga ikut mengisi kekuasaan itu sendiri,” ucapnya.
Dia menyayangkan banyaknya suara anak muda yang tak tersalurkan akibat aturan ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Ini memperlihatkan lemahnya keterwakilan politik generasi muda.
“Dengan adanya batas parlemen, banyak suara partai politik, termasuk suara anak muda, yang terbuang,” katanya.
Hilma menilai, dengan bonus demografi saat ini, peran generasi muda sangat vital dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Anak muda harus terlibat aktif, tidak hanya di politik, tapi juga dalam ruang-ruang pembangunan di semua sektor.