Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Kotabaru Panen Jagung di Desa Sebelimbingan
Advertisement . Scroll to see content

Petani Timun di Gunungkidul Menjerit, Harga Anjlok Hanya Rp1.000 per Kg

Kamis, 20 Juli 2023 - 09:11:00 WIB
Petani Timun di Gunungkidul Menjerit, Harga Anjlok Hanya Rp1.000 per Kg
Petani Gunungkidul menjadikan timun sebagai camilan sapi karena harganya murah. (foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Harga timun di Kabupaten Gunungkidul anjlok karena melimpahnya produk di pasaran. Para petani terpaksa membagikan kepada warga secara gratis dan menjadikan timun sebagai camilan ternak. 

Petani di Gunungkidul Budi Susilo mengatakan, anjloknya harga timun ini mulai dirasakan petani sejak dua pekan belakangan. Setiap kilogramnya hanya laku Rp1.000 hingga Rp3.000, sehingga membuat petani merugi. 

“Kalau harganya segitu jelas rugi, tidak sebanding biaya dan tenaga,” kata Budi. 

Kondisi ini membuat para petani menjadi resah, karena bersamaan dengan masa panen. Produksi timun dalam pekannya hingga mencapai beberapa ton. Padahal saat awal masa panen harganya tembus Rp7.000 hingga Rp10.000. 

Petani juga membagikan timun ini kepada masyarakat yang membutuhkan secara gratis. Tidak sedikit yang menjadikan timun sebagai cemilan untuk ternak seperti kambing dan sapi. 

“Kami bagikan ke warga gratis. Bisa untuk camilan ternak,” kata petani yang tinggal di Pampang, Paliyan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut