Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Jam Diperiksa, 6 Tersangka Korupsi Pengadaan DPRD Papua Barat Daya Langsung Ditahan
Advertisement . Scroll to see content

Petambak Udang Ngadu ke DPRD Kulonprogo Tolak Penggusuran Tambak

Kamis, 14 Februari 2019 - 23:22:00 WIB
Petambak Udang Ngadu ke DPRD Kulonprogo Tolak Penggusuran Tambak
Petambak udang di Kulonprogo menolak pengosongan lahan untuk dijadikan sabuk hijau proyek Bandara NYIA. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.idPetambak udang yang tergabung dalam Forum Petani Tambak Udang “Gali Tanjang” Kulonprogo, DIY menolak mengosongkan lahan tambak udang untuk dibangun sabuk hijau (green belt) sebagai pengaman bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA).

Mereka merasa sudah menjadi korban dan terancam digusur paksa tanpa ada solusi yang bisa memberikan kesejahteraan kepadanya.

Ketua Forum Petani tambak udang “Gali Tanjang”, Agung  Supriyanto mengatakan petambak merupakan korban bandara. Sebelumnya mereka adalah petani yang tergusur bandara, sehingga mengembangkan budi daya udang. Beruntung dari usaha ini mereka bisa mengidupi keluarganya. Namun usaha ini justru terancam akan digusur dengan deadline waktu awal Maret untuk segera dikosongkan.

“Mohon jangan digusur, karena akan menimbulkan dampak sosial dan menjadikan konflik di masyarakat,” katanya saat berudiensi di DPRD Kulonprogo, Kamis (14/2/2019).

Petambak udang, kata dia, sejak 2017 lalu sudah menyingkir karena tambak udang miliknya tergusur proyek Bandara NYIA. Warga mengalah dan mencoba peruntungan dengan mmebangun tambak di sisi selatan kawasan bandara.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut