Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Karyawan Minimarket di Jombang Demo Tolak Penghapusan Upah Lembur Hari Libur Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Perjuangkan Nasib, Ratusan Pengemudi Betor di Yogya Kembali Unjuk Rasa

Rabu, 26 September 2018 - 13:04:00 WIB
Perjuangkan Nasib, Ratusan Pengemudi Betor di Yogya Kembali Unjuk Rasa
Suasana saat ratusan pengemudi betor berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur DIY, Rabu (26/9/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

"Kalau prototipe turunnya lama, kami mau makan apa. Biarkan betor tetap bisa beroperasi dan mangkal di Malioboro," ujarnya.

Menurutnya proses pembangunan Malioboro juga tidak pernah melibatkan para stake holder di lapangan. Space yang tersedia sangat terbatas dan hanya cukup untuk  dua andong. Praktis betor maupun becak kayuh tidak ada tempat. Apalagi dengan dipasang batuan besar di sekitar Inna Garuda Hotel sehingga tidak bisa dijadikan tempat mangkal.

"Di Lamongan betor boleh beroperasi mengapa di sini kami tidak bisa, malah dikejar-kejar," ujarnya.

Pengemudi Betor Sugito mengatakan, pendapatan dari memarik betor tidaklah seberapa. Hasil yang diperoleh hanya cukup untuk makan. Namun keberadaan mereka semakin terjepit. Bahkan beberapa teman mereka jatuh sakit hingga meninggal hanya karena tidak kuat menahan tekanan hidup.

"Biarkan kami beroperasi jangan ditangkap. Jangan dirazia," tuturnya.

Sementara itu Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan prototipe becak motor memang butuh waktu. Hal itu nantinya akan menjadi kunci untuk mengatasi permasalahan yang ada. Keberadaan betor saat ini hanya memodifikasi sepeda motor. Polisi juga memiliki aturan jelas. "Kalau itu disahkan akan jadi mode angkutan umum," ujar Gatot.

Terkait penataan Malioboro ke depan yang akan menjadi kawasan pedestrian atau pejalan kaki. Nantinya tidak ada lagi angkutan yang boleh masuk kecuali Trans Jogja. Namun soal waktu penerapan aturan itu hingga kini belum ada kejelasannya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut