Peringati HPN, Wartawan Kulonprogo Bedah Rumah Warga Miskin

Menurut Asrul Sani, mengambil momentum HPN, PWK sepakat untuk melaksanakan program bedah rumah. Caranya dengan patungan dari anggotanya dan dari beberapa donator lain. “Kita ingin memancing agar organisasi lain, atau profesi lain bisa ikut peduli membantu warga miskin,” katanya.
Rencananya, kata dia, program bedah rumah ini akan dilaksanakan rutin setiap tahun. Jika tahun ini baru satu rumah, diharapkan tahun depan bisa meningkat menjadi dua rumah.
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengapresiasi kepedulian para wartawan yang ikut membantu melakukan bedah rumah. Selama ini, wartawan lebih banyak memberitakan kegiatan bedah rumah. Namun kali ini, mereka justru mampu menginisiasi dan terlibat langsung dalam kegiatan sosial itu.
“Selamat Hari Pers Nasional. Jujur saya terenyuh dan ingin mengucapkan terima kasih atas bantuan dari teman-teman wartawan. Semoga menjadi berkah,” kata Hasto.
Catur Kuswanto selama ini hanya bekerja sebagai buruh harian lepas. Sedangkan istrinya hanya ibu rumah tangga dan mengurus dua anaknya. Kondisi rumahnya berdinding gedhek (anyaman bambu) dan lantainya masih berupa tanah. Sementara orang tuanya hanya menjadi penyadap nira.
Catur mengaku berterima kasih atas bantuan bedah rumah dari wartawan. Selama tujuh tahun, dia tinggal di dalam rumah yang sangat sederhana bersama kedua anaknya. “Terima kasih kami sangat terbantu. Sudah lama ingin membangun rumah tetapi tidak ada dana,” kata Catur.
Editor: Kastolani Marzuki