Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanah Bergerak, Longsor Susulan Intai Puluhan Warga Gununghalu Bandung Barat
Advertisement . Scroll to see content

Pengembangan Desa Wisata Terkendala Status Lahan

Senin, 29 November 2021 - 15:21:00 WIB
 Pengembangan Desa Wisata Terkendala Status Lahan
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih bertukar cendera mata dengan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Bandung Barat Maman Sulaiman. (Foto : iNews.id/Ainun Najib)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam paparannya David mengatakan Pemkab Bandung Barat sendiri membagi pengembangan desa wisata dalam tiga zona wisata utama, yaitu Zona Bandung Utara, Bandung Selatan, dan Bandung Barat. 

Saat ini di Bandung Barat ada 16 desa wisata. Dia meyakini potensi desa wisata kedepan akan berkembang lagi karena 160 desa di 16 Kecamatan memiliki sumber daya alam yang melimpah. Mulai dari pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan. Selain itu ada juga potensi wisata minat khusus maupun jenis wisata lainnya.

Kepala Disparbud Heri Partono menyebut bahwa permasalahan mengenai lahan dalam pengembangan desa wisata seperti yang dialami Bantul selalu terjadi. "Status lahan yang digunakan sebagai pengembangan objek wisata menjadi kendala Pemkab dalam menggulirkan program maupun bantuan untuk pengembangan," ujarnya.

Editor: Ainun Najib

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut